Kepo Terkini - Selama ini kebanyakan orang mengenal
sosok vampir atau manusia penghisap darah, sebagai salah satu karakter
menyeramkan yang direkayasa oleh para penulis dan sutradara film
Hollywood.
Kata 'vampir' pun pertama kali diperkenalkan dalam Bahasa Inggris
pada 1732. Namun dalam sejarah atau pun cerita rakyat bangsa Eropa,
'penghisap darah' ada di tengah-tengah mereka sejak ratusan tahun.
Kepercayaan yang mengatakan bahwa vampir nyata bahkan telah tersebar sejak Abad Pencerahan atau pada Abad ke-17 dan 18.
Walaupun akhirnya kepercayaan tersebut memudar seiring dengan
berjalannya waktu, pada Abad ke-20, kisah mengenai penyerangan vampir
kembali menghebohkan warga. Seperti dikutip dari Listverse.com, Minggu (23/10/2016), berikut selengkapnya 10 kisah vampir di dunia nyata yang menghebohkan warga di berbagai penjuru dunia. 1. Serangan massal vampir Dekekuoi
Serangan massal vampir Dekekuoi
Di Bulgaria kisah mengenai serangan vampir berawal dari cerita
makhluk menyerupai hantu yang bangkit dari kuburan. Mulanya makhluk
penghisap darah itu tidak dapat dilihat dengan jelas oleh manusia, namun
saat matahari mulai tenggelam, 'tubuh' mereka akan mengeluarkan cahaya
yang membuat mereka kasat mata.
Pada 1863 Desa Dekekuoi dilaporkan diganggu oleh massa vampir muda
dengan tubuh berkilauan. Para penghisap darah itu menyerang warga,
berteriak di luar rumah mereka, dan melempar kotoran sapi pada foto-foto
orang kudus (saint).
Walaupun vampir-vampir itu belum memiliki tubuh yang nyata, tapi
kilauan yang mereka pancarkan dapat terlihat jelas saat melintasi
jalanan. Tak tahan dengan gangguan tersebut akhirnya seorang penyihir
memutuskan untuk mengakhiri gangguan tak mengenakkan tersebut.
Dia akhirnya pergi ke pemakaman setempat dan menemukan lubang di
makam para vampir yang diduga menjadi alasan kenapa mereka bisa kabur.
Penyihir itu kemudian menyegel lubang itu, dan Dukekoui tidak pernah
diganggu gerombolan 'pengganggu' itu lagi.
1 dari 10 halaman
Katakhanas, Yunani
2. The Katakhanas dari Crete, Yunani
The Katakhanas dari Crete, Yunani
Pada 1837 seorang warga Inggris, Robert Pashley merekam kejadian aneh
yang diduga berhubungan dengan vampir, dalam bukunya 'Travels in
Crete'. Sebelum Pashley mengunjungi Crete, tanpa disadarinya dia
tertidur di depan kuburan Katakhanas -- sejenis vampir wilayah setempat.
Pada malam itu Pashley mendengar suara yang berasal dari dalam makam,
yang meminta penggembala itu untuk memindahkan senjatanya. Kala itu
Pashley tanpa sengaja meletakkan senjatanya dengan posisi membentuk
salib.
Pria itu kemudian menyadari bahwa suara itu berasal dari Katakhanas.
Setelah menyetujui perjanjian bahwa dia akan memindahkan senjatanya asal
vampir itu tidak melukai orang lain, Pashley menjadi 'akrab' dengan
makhluk itu.
Namun Katahanas itu melanggar janjinya dan memburu beberapa pengantin
baru malam itu. Pashley kemudian mengadukan hal tersebut kepada
pendeta. Tak lama kemudian massa berkumpul di pemakaman dan membakar
makhluk itu hingga menjadi abu.
2 dari 10 halaman
Vampir Perempuan
3. Jusstina Yuschkov
Jusstina Yuschkov (Listverse.com)
Pada pertengahan Abad ke-19, Rusia sering menyalahkan vampir atas
wabah penyakit yang tersebar di wilayah itu. Hal tersebut diakibatkan
oleh penderita penyakit pertama yang tewas akibat wabah adalah seorang
penghisap darah. Penyebaran wabah hanya dapat dihentikan jika vampir
tewas.
Pada masa penyebaran penyakit kolera, pada Agustus 1848, seorang
petugas medis bernama Rubtsov menuding seorang perempuan hamil yang
telah tewas, Justina Yudchkov, adalah seorang vampir.
Beberapa orang petani akhirnya memutuskan untuk memeriksa jasad
Yuschkov dan menemukan mulut perempuan itu terbuka. Mereka kemudian
menganggap hal tersebut sebagai pertanda bahwa wanita itu adalah vampir.
Para petani kemudian menyayat perut Yuschkov dan terkejut karena
tidak menemukan cabang bayinya. Tubuh bayi itu kemudian ditemukan di
dalam peti mati sang ibu dan hal tersebut semakin memperkuat dugaan
bahwa Yuschkov adalah penghisap darah.
Para petani itu kemudian memutuskan untuk menusuk mulut perempuan
yang telah tewas itu dengan menggunakan salib. Walaupun mereka merasa
puas dengan aksi tersebut, namun pendeta menganggap hal tersebut
mengganggu dan melaporkan insiden itu ke pengadilan setempat.
3 dari 10 halaman
Vampir Blau
4. Vampir Blau
Vampir Blau (Listverse.com)
Pada awal Abad ke-14 seorang penggembala bernama Myslata tewas di
desa Blau, Bohemia. Setelah kematiannya, Myslata berubah menjadi vampir
dan dia mulai meneror desa setiap malam. Hebatnya, hanya dengan
memanggil nama korbannyanya, vampir pria itu dapat membunuh orang
tersebut.
Kematian para korban tersebut tidaklah instan, mereka akan tewas
dalam kurun waktu 8 hari. Warga yang marah pun kemudian mencoba untuk
membunuh Myslata dengan menggunakan pancang. Mereka menancapkan pancang
tersebut ke jantung vampir itu.
Namun alih-alih mati, Myslata malah tertawa dan mengatakan tongkat
itu tidak mempan padanya. Usaha untuk membunuh Myslata kemudian
diserahkan kepada 'pemburu vampir' profesional. Mereka membawa vampir
itu luar desa.
Myslata berteriak ketika para pembunuh vampir itu menusuk tubuhnya
dengan menggunakan pancang. Mereka lalu membakar Myslata untuk
memastikan vampir itu tiak pernah bangkit kembali.
4 dari 10 halaman
Johannes Cuntinus
5. Johannes Cuntinus
Johannes Cuntinus (Listverse.com)
Johannes Cuntinus merupakan seorang anggota dewan tertua Inggris yang
kaya raya. Dia tinggal di Kota Silesian, Pentsch. Suatu hari pada 1592,
Cuntinus jatuh sakit setelah ditendang oleh seekor kuda.
Penyakitnya tak kunjung sembuh dan membuat pria itu menjadi 'gila'
dan mengaku bahwa dia adalah seorang pendosa ketika ajalnya menjelang.
Setelah Cuntinus dikuburkan, laporan yang mengatakan dia menghantui
rumah lamanya, mengganggu orang di kota, dan memerkosa. Akibatnya banyak
pedagang yang enggan untuk masuk ke kota itu dan membuat perekonomian
menjadi goyah.
Dengan izin dari dewan kota, akhirnya penduduk menggali kembali
kuburan Cuntinus, memotong tubuhnya menjadi bagian-bagian kecil, dan
membakarnya.
5 dari 10 halaman
Vampir Kastil Anantis
6. Vampir Kastil Anantis
Vampir Kastil Anantis (Listverse.com)
Pada akhir Abad ke-12 seorang ahli sejarah William dari Newburgh
menceritakan kembali kisah yang didengarnya dari seorang biksu tua.
Kisah itu mengenai cerita mayat penghisap darah yang menguntit wilayah
di sekitar Kastil Anantis.
Vampir itu dipercaya dulunya merupakan warga Yorkshire yang
bersembunyi di dalam kastil dari musuh atau hukuman. Semasa hidupnya
vampir itu merupakan seorang warga yang memiliki tabiat buruk, dan
ketika menjadi vampir dia semakin menjadi jahat.
Kemana pun di pergi udara di sekitarnya 'teracuni' akibat
kebusukannya, dan dia selalu dikejar oleh anjing yang dikirimkan oleh
Devil untuk mengejarnya.
Setelah kota itu mulai kekurangan penduduk, dua orang kakak beradik
menggali kuburan vampir tersebut, dan memukuli jasadnya dengan
menggunakan sekop.
Jasad mayat hidup itu kemudian meletus dan 'memuntahkan' semua darah
yang dihisapnya. kedua kakak adik itu lalu menusuk jantung penghisap
darah itu dan membakar tubuhnya.
6 dari 10 halaman
Vampir Menghantui Istri
7. Vampir Buckinghamshire
Vampir Buckinghamshire (listverse.com)
Kisah mengenai vampir Buckinghamshire juga dikisahkan oleh William
dari Newburgh. Penghisap darah satu ini mengunjungi istrinya, satu hari
setelah ia dikuburkan, dan mencoba untuk membunuh perempuan yang
dinikahinya itu.
Selama dua malam berturut-turut vampir itu selalu mendatangi
istrinya, hingga dia diusir oleh mantan tetangganya. Setelah insiden
tersebut penghisap darah itu mulai menyerang warga desa lainnya. Dia
bahkan mengganggu warga pada siang hari.
Uskup Hugh of Lincoln kemudian dimintai petunjuk bagaimana cara
menghadapi makhluk tersebut. Rekan uskup tersebut menyarankan supaya
jasad vampir pengganggu itu dibakar, tapi dia tidak menyetujuinya.
Kemudian dia menuliskan sebuah surat yang berisikan permohonan minta
ampun dosa dan meletakkannya di dalam dada pria itu. Ajaibnya, surat
tersebut berhasil dan vampir itu tidak pernah terlihat lagi.
7 dari 10 halaman
Sang Pendeta Lilin
8. Vampir Wollschlager
Vampir Wollschlager (Listverse.com)
Vampir Jerman dikenal dengan kebiasaan mereka untuk menjadikan
keluarga mereka sebagai korban. Salah satu kasus yang populer terjadi
pada Abad ke-18, di mana beberapa anggota keluarga bangsawan
Wollschlager tewas tanpa diketahui sebab.
Mereka dilaporkan tewas setelah salah seorang sanak laki-laki mereka
juga meninggal sebelumnya. Keluarga yang tersisa khawatir hal tersebut
dilakukan oleh pria tertua, dan mengirim Joseph yang merupakan keponakan
vampir itu, untuk menghabisinya.
Dengan berbekal kapak dan biksu yang memegang lilin, Joseph
menelusuri pemakaman keluarganya yang kini terletak di Jacobsdorf,
Jerman. Biksu yang ikut bersamanya kemudian melarikan diri, namun Joseph
tak gentar.
Dia kemudian memenggal kepala pamannya tanpa ragu dan membawa darah
vampir itu sebagai cenderamata. Konon jasad Wollschlager tanpa kepala
masih berada di dalam kuburan itu hingga beberapa abad kemudian.
8 dari 10 halaman
Paja Tomic
9. Paja Tomic
Paja Tomic (Listverse.com)
Walaupun kepercayaan bangsa Eropa terhadap vampir mulai memudar pada
Abad ke-20, vampie masih dianggap ada di beberapa wilayah terpencil.
Seperti salah satunya di Desa Tupanari, aktifitas vampir dilaporkan
aktif pada April dan Mei 1923.
Cvija Tomic, seorang janda, mengatakan bahwa almarhum suaminya, Paja,
bangkit kembali sebagai seorang vampir. Dia juga mengatakan penghisap
darah itu mengunjunginya setiap malam. Beberapa tetangga Cvija tak mempercayai hal tersebut, namun sebagian lainnya mengatakan bahwa hal tersebut benar.
Setelah satu bulan berlalu, anak Cvija, Stevo dan Krsto,
bermusyawarah dengan penduduk kota dan setuju untuk memusnahkan jasad
ayah mereka.
9 dari 10 halaman
Wabah Vampir
10. Wabah vampir Medveda
Wabah vampir Medveda (Listverse.com)
Pada akhir tahun 1731, 13 penduduk sebuah desa di Serbia, Medveda,
tewas secara misterius. Medis mengaku mereka tidak dapat menemukan
penyebab penyakit yang diduga merupakan wabah.
Akhirnya warga mengambil kesimpulan warga yang tewas secara
berturut-turut selama 6 minggu itu adalah ulah vampir bernama Arnold
Paole.
Arnold menghantui warga sejak beberapa tahun sebelumnya. Dia membunuh
4 orang warga dan memangsa ternak. Warga menduga dia meracuni
ternak-ternak tersebut, sehingga warga yang mengonsumsi daging yang
telah diracuni itu menjadi jatuh sakit dan tewas.
Pada Januari tahun 1732, korban tewas mencapai 17 orang, beberapa
tewas akibat serangan vampir. Setelah melalui beberapa penyelidikan
termasuk autopsi, pemerintah memutuskan untuk memusnahkan jasad vampir
itu. Judi online QQ2889
0 komentar:
Posting Komentar